hal yang wajar bagi setiap manusia untuk jatuh cinta. jatuh cinta membuat seseorang lebih bahagia. ya ga sih? menurut gue sih gitu, karena begitulah yang gue rasa. berarti orang yang bahagia harus jatuh cinta tiap hari donk? hmm, ya mungkin begitu. karena gue pernah denger bagini "salah satu hal yang sulit adalah jatuh cinta pada seorang yang sama selama bertahun-tahun" ini adalah ungkapan untuk yang udah nikah lho ya.gue sebagai orang yang belum berpengalaman dengan cinta, gue suka kepo sama orang-orang yang menurut gue lebih lihay dalam urusan cinta. salah satu orang yang gue andalkan dalam percintaan ya ga jauh-jauh, dia adalah nyokap gue. ya kenapa nyokap? karena dialah role model nyata bagi gue, apa yang dia ucapkan bukanlah cuma teori semata tapi kenyataan atau bisa dibilang pengalaman hidup. tapi terkadang rada aneh juga sih ngederinnya, secara gue belum pernah ngalamin dan memang agak susah memahami hal yang belum pernah terjadi pada diri kita sendiri. bahkan banyak gue temukan, orang-orang di luar sana yang mengabaikan nasehat dari orang tua dan pada akhirnnya mereka nyesel di akhir, ya iya lah, nyesel ya selalu di akhir. kalau ga pengen nyesel ya pikir-pikir dan pertimbangin apa-apa yang akan kita putuskan. (lhooo ko gue ceramah gini) hemm,, pengalaman pribadi si sebenernya, dan menurut gue, gue dulu adalah orang yang bodoh. kenapa? karena gue selalu berbuat kesalahan yang sama secara berulang-ulang padahal gue sendiri udah sadar dan paham akan kesalahan gue.
untungnya Tuhan masih sayang dan pengertian sama gue yang masih labil ini.
gue inget banget, setiap kali punya hubungan sama seseorang, pasti kandas dan kandasnya hubungan gue selalu gak bagus untuk diceritakan.
nah, di umur gue yang udah 23 ini, gue lagi stop dulu untuk menjalin hubungan asmara, ini niat gue tapi di pertengahan jalan perasaan ga bisa diajak kompromi. di tempat kerja gue, gue suka sama seorang cowok dan gue beneran suka, dan gue gak pernah sesuka ini sama orang sampai-sampai gue ngejar-ngejar cowok. sumpah bukan gue banget. karena gue termasuk cewek yang menganut aliran menunggu alias cewek tu nunggu bukannya nyamperin dan gue telah menyimpang dari aliran yang gue anut. eeebusehh
ya sampai akhirnya karena mungkin waktu dan memang bukan saatnya gue untuk menjalin hubungan maka terjadilah sebuah kegalauan di hati gue.
tadinya gue pikir ini adalah perasaan jatuh cinta gue yang akan menyenangkan, tapi awalnya aja udah jatuh mau ada akhiran CINTA pun percuma. kenapa gak BANGUN CINTA kan lebih enak didenger, eh salah maksudnya lebih memiliki arti yang bagus, awal yang baik adalah bangun dulu kan bukan jatuh. aduhhh,,, jatuh tuh sakit lagi!
oke, gue mau bikin kata JATUH CINTA jadi BANGUN CINTA. diibaratkan kalau pagi-pagi kita selalu bangun dan inilah awal dari apa yang akan kita lakukan di hari tersebut. coba kalau masih pagi terus kita jatuh, yang ada kita ga bisa beraktifitas karena udah keburu sakit atau bahkan nggerutu aduhhhhhh, sial atau nyebelin.
tapi terjadinya jatuh memang berawal dari bangun sih. kita ga mungkin jatuh kalau ga bangun dulu.
ya intinya JATUH BANGUN itu biasa dalam kehidupan apalagi dalam hal percintaan.
dan sangking seringnya gue JATUH maka semakin harus juga gue BANGUN. ga ada yang mengharuskan sih, cuma diri gue sendiri aja yang mengharuskan. karena kalau bukan kita sendiri yang menyemangati siapa lagi. PACAR? kan g punya? ehh,,, tapi penyemangat terhebat gue adalah orang tua gue sendiri. they are such a great hero and heroin for me. Love u mom n dad.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar