Setiap orang memiliki karakter, prinsip, dan kepribadiannya masing-masing, dan itulah yang membuat dunia ini berwarna. Bayangkan saja jika semua orang di dunia ini sama, sama dalam kepribadian, hobi, kebiasaan, bahasa dan lain-lain. Aku kira kehidupan yang kita jalani akan terasa monoton dan tidak akan ada sebuah kejutan karena kita tahu betul bagaimana kehidupan kita ini.
Bisa kita lihat sekarang ini, banyak hal-hal yang baru dan menyenangkan
yang dapat kita nikmati, mulai dari gadget, fashion, traveling, kuliner, dan
masih banyak lagi.
Dengan adanya hal-hal baru kita sebagai makhluk sosial pun turut senang dan
menikmatinya sehingga ada saja yang membuat kita menjadi berubah. Perubahan tersebut
ada yang menjadi sebuah perubahan baik namun ada pula perubahan buruk, semua
tergantung dari bagaimana kita menggunakan hal-hal yang ada di kehidupan kita.
Kepribadian atau karekteristik seseorang pun tidaklah sama. Hal ini bisa
berubah-ubah dengan berjalannya waktu. Biasannya untuk beberapa orang yang
paham atas tujuan mulia dari hidupnya, ia akan berubah menjadi lebih baik.
Dalam merubah diri, setiap orangpun memiliki cara yang berbeda, jadi
tidaklah pantas bagi kita menjudge seseorang hanya karena suatu sisi dalam
dirinya. Karena setiap orang memiliki beberapa sisi atau hal yang bisa mereka
perbaiki. Dan dalam memperbaiki diripun tentunya harus ada langkah-langkah yang
harus dijalani sehingga tujuan perbaikan diri akan terwujud.
Sebagai contoh, ada seseorang yang karakternya sangat tempramen, bicarannya
tidak sopan, pemalas dan tidak rajin ibadah sesuai perintah agamanya. Lambat-laun
orang tersebut sadar bahwa karakternya itu akan membawa kesengsaraan bagi diri
dan keluarganya sehinngga orang tersebut mencoba merubah diri dengan
membiasaakan bicara lebih lembut dan menjaga emosi marahnya. Nahh jika kita
lihat dari sisi itu saja orang tersebut sudah berhasil dalam melakukan
perubahan meskipun kebiasaan ia yang tidak rajin menjalankan ibadah belum dapat
ia rubah.
Namun, untuk beberapa orang yang tidak paham atas dirinya dan masa lalunya
akan berpikir bahwa orang tersebut adalah orang yang malas dan tidak rajin
dalam beribadah meskipun ia sedang dalam proses merubah diri untuk sisi-sisi
buruk yang lainnya. Dan inilah yang disebut perubahan besar.
Dari ilustrasi di atas bisa kita simpulkan bahwa setiap orang memiliki
sisi-sisi yang dapat mereka perbaiki dan hanya dirinyalah yang paham bagaimana
dan sisi mana yang akan ia perbaiki dan bagi kita yang tidak tahu menau
janganlah menghakimi seseorang apalagi mengdikte harus berubah seperti inilah
itulah karena kita tidak memiliki hak atas kehidupan mereka. Tugas kita
hanyalah mendukung mereka dalam hal-hal positif.
Sekian tulisan yang sangat sederhana ini, sebetulnya tulisan ini tidak lain
tidak bukan adalah pengingat untuk diri saya sendiri juga. Saya pun masih
belajar dalam menjalani kehidupan di dunia yang fana ini. Karena belajar bukan
saja di kelas, menulis dan membaca namun lebih dari itu, belajar yang
sesungguhnya adalah mempelajari bagaimana menghargai seseorang. Insya Allah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar