Selasa, 30 Juni 2015

Nilailah Seseorang dari Dirinya yang Sekarang bukan Masa Lalunya

Hasil gambar untuk judge
Setiap orang memiliki karakter, prinsip, dan kepribadiannya masing-masing, dan itulah yang membuat dunia ini berwarna. Bayangkan saja jika semua orang di dunia ini sama, sama dalam kepribadian, hobi, kebiasaan, bahasa dan lain-lain. Aku kira kehidupan yang kita jalani akan terasa monoton dan tidak akan ada sebuah kejutan karena kita tahu betul bagaimana kehidupan kita ini.
Bisa kita lihat sekarang ini, banyak hal-hal yang baru dan menyenangkan yang dapat kita nikmati, mulai dari gadget, fashion, traveling, kuliner, dan masih banyak lagi.
Dengan adanya hal-hal baru kita sebagai makhluk sosial pun turut senang dan menikmatinya sehingga ada saja yang membuat kita menjadi berubah. Perubahan tersebut ada yang menjadi sebuah perubahan baik namun ada pula perubahan buruk, semua tergantung dari bagaimana kita menggunakan hal-hal yang ada di kehidupan kita.
Kepribadian atau karekteristik seseorang pun tidaklah sama. Hal ini bisa berubah-ubah dengan berjalannya waktu. Biasannya untuk beberapa orang yang paham atas tujuan mulia dari hidupnya, ia akan berubah menjadi lebih baik.
Dalam merubah diri, setiap orangpun memiliki cara yang berbeda, jadi tidaklah pantas bagi kita menjudge seseorang hanya karena suatu sisi dalam dirinya. Karena setiap orang memiliki beberapa sisi atau hal yang bisa mereka perbaiki. Dan dalam memperbaiki diripun tentunya harus ada langkah-langkah yang harus dijalani sehingga tujuan perbaikan diri akan terwujud.
Sebagai contoh, ada seseorang yang karakternya sangat tempramen, bicarannya tidak sopan, pemalas dan tidak rajin ibadah sesuai perintah agamanya. Lambat-laun orang tersebut sadar bahwa karakternya itu akan membawa kesengsaraan bagi diri dan keluarganya sehinngga orang tersebut mencoba merubah diri dengan membiasaakan bicara lebih lembut dan menjaga emosi marahnya. Nahh jika kita lihat dari sisi itu saja orang tersebut sudah berhasil dalam melakukan perubahan meskipun kebiasaan ia yang tidak rajin menjalankan ibadah belum dapat ia rubah.
Namun, untuk beberapa orang yang tidak paham atas dirinya dan masa lalunya akan berpikir bahwa orang tersebut adalah orang yang malas dan tidak rajin dalam beribadah meskipun ia sedang dalam proses merubah diri untuk sisi-sisi buruk yang lainnya. Dan inilah yang disebut perubahan besar.
Dari ilustrasi di atas bisa kita simpulkan bahwa setiap orang memiliki sisi-sisi yang dapat mereka perbaiki dan hanya dirinyalah yang paham bagaimana dan sisi mana yang akan ia perbaiki dan bagi kita yang tidak tahu menau janganlah menghakimi seseorang apalagi mengdikte harus berubah seperti inilah itulah karena kita tidak memiliki hak atas kehidupan mereka. Tugas kita hanyalah mendukung mereka dalam hal-hal positif.

Sekian tulisan yang sangat sederhana ini, sebetulnya tulisan ini tidak lain tidak bukan adalah pengingat untuk diri saya sendiri juga. Saya pun masih belajar dalam menjalani kehidupan di dunia yang fana ini. Karena belajar bukan saja di kelas, menulis dan membaca namun lebih dari itu, belajar yang sesungguhnya adalah mempelajari bagaimana menghargai seseorang. Insya Allah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar