Jumat, 27 Maret 2015

si pak Tua yang santun





Masih hangat ingatanku tentang seorang bapak tua yang selalu menyapaku meskipun beliau tidak mengenalku  dan akupun tidak mengenalnya, namun sepertinya beliau tinggal di sekitar lingkungan dekatku juga meskipun aku tidak pernah tau dimana tepatnya.
Yang aku masih ingat dan masih menjadi kenangan hinga sekarang adalah sapaannya yang penuh dengan kegembiraan dan semangat.
Sering kali kami bertemu pada saat aku masih kuliah dan terkadang aku harus pulang malam dikarenakan ada kerjaan yang mengharuskan aku pulang malam.
Ketika beliau melihatku beliau selalu berkata “ semangat ya, sukses terus,  terus semangat”. Itulah yang sering bapak tua itu ucapkan pada ku. Awalnya aku merasa senang karena bepak tua itu begitu perhatian padaku meskipun kami tidak saling kenal namun mungkin beliau kenal pada ke-2 orang tuaku. Namun kalau terus-terus disapa begitu terkadang aku merasa risih karena pas kami bertemu beliau sedang kongkow dengan yang lain. Tapi walau bagaimana pun aku harus sopan padanya dengan selalu bilang terimakasih bapak dan dalam hati aku selalu berkata aamiin.
Hal demikian selalu berulang tiap kali aku pulang kuliah di waktu malam atau di kesempatan lain.
Hal ini pun sering aku ceritakan pada mamahku karena aku memang dekat dengannya. Dan mamah selalu bilang bawha apa yang selalu bapak tua itu ucapkan padaku merupakan sebuah doa.
Singkat cerita kini aku telah lulus kuliah dan bekerja. Alhamdulilah berkat rahmat Allah SWT aku bisa mendapatkan yang aku harapkan meskipun masih banyak yang mesti aku usahakan dan mungkin aku harus berusaha keras lagi, tetap berdoa. Apapun yang sudah Allah berikan atau bahkan diambil, aku percaya inilah yang terbaik bagiku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar