Masih hangat ingatanku tentang seorang bapak tua yang selalu menyapaku meskipun beliau tidak mengenalku dan akupun tidak mengenalnya, namun sepertinya beliau tinggal di sekitar lingkungan dekatku juga meskipun aku tidak pernah tau dimana tepatnya.
Yang aku masih ingat dan masih menjadi kenangan hinga sekarang adalah
sapaannya yang penuh dengan kegembiraan dan semangat.
Sering kali kami bertemu pada saat aku masih kuliah dan terkadang aku harus
pulang malam dikarenakan ada kerjaan yang mengharuskan aku pulang malam.
Ketika beliau melihatku beliau selalu berkata “ semangat ya, sukses
terus, terus semangat”. Itulah yang
sering bapak tua itu ucapkan pada ku. Awalnya aku merasa senang karena bepak
tua itu begitu perhatian padaku meskipun kami tidak saling kenal namun mungkin
beliau kenal pada ke-2 orang tuaku. Namun kalau terus-terus disapa begitu
terkadang aku merasa risih karena pas kami bertemu beliau sedang kongkow dengan
yang lain. Tapi walau bagaimana pun aku harus sopan padanya dengan selalu
bilang terimakasih bapak dan dalam hati aku selalu berkata aamiin.
Hal demikian selalu berulang tiap kali aku pulang kuliah di waktu malam
atau di kesempatan lain.
Hal ini pun sering aku ceritakan pada mamahku karena aku memang dekat
dengannya. Dan mamah selalu bilang bawha apa yang selalu bapak tua itu ucapkan
padaku merupakan sebuah doa.
Singkat cerita kini aku telah lulus kuliah dan bekerja. Alhamdulilah berkat
rahmat Allah SWT aku bisa mendapatkan yang aku harapkan meskipun masih banyak
yang mesti aku usahakan dan mungkin aku harus berusaha keras lagi, tetap
berdoa. Apapun yang sudah Allah berikan atau bahkan diambil, aku percaya inilah
yang terbaik bagiku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar